Artikel

PENYAKIT YANG MENYERANG TANAMAN KEDELAI

soy-g05def8af0_1920
Artikel / Hama dan Penyakit Tanaman

PENYAKIT YANG MENYERANG TANAMAN KEDELAI

Setelah kemarin kita membahas berbagai hama yang menyerang tanaman kedelai, maka hari ini kita akan melanjutkan dengan membahas penyakit yang menyerang tanaman kedelai ya, Sob! Yuk, langsung kita bahas.

Penyakit pada Daun

  • Karat daun (Phakopsora pachyrizi). Bercak pada daun bagian bawah berwarna cokelat merah seperti karat dan juga terdapat pada batang dan tangkai daun.
  • Pustul bakteri (Xanthomonas axonopodis). Bisul warna cokelat muda atau putih pada permukaan bawah daun. Bercak bisul kecil akan bersatu membentuk daerah nekrotik yang mudah robek oleh angin sehingga berlubang.
  • Antraknose (Colletotrichum dematium). Gejala hanya timbul pada kondisi yang menguntungkan bagi cendawan. Batang timbul bintik-bintik hitam berupa duri jamur. Tulang daun terserang akan menebal dengan warna merah kecokelatan.
  • Downy mildew (Peronospora manshurica). Daun bawah timbul bercak putih kekuningan dengan batas yang jelas. Selain itu, dapat menyerang polong.
  • Target spot (Corynespora cassiicola). Bercak cokelat kemerahan pada daun, batang, polong, dan akar. Bentuknya seperti lingkaran pada papan tembak.

Penyakit Tular Tanah

  • Rebah kecambah, Busuk daun, dan Polong (Rhizoctonia solani). Tanaman baru tumbuh mengalami hawar (busuk) pada akar. Tanaman mati rebah.
  • Hawar batang (Sclerotium rolfsii). Batang menjadi berwarna cokelat muda, tua sampai meluas ke hipokotil.

Penyakit pada Benih

  • Penyakit hawar, Bercak daun, dan Bercak biji ungu (Cercospora kikuchii). Daun kenampakan warna ungu muda yang menjadi kasar, kaku, dan berwarna ungu kemerahan.
  • Penyakit virus mosaik. Tulang daun pada daun muda menjadi kurang jernih lalu berkerut dan memiliki mosaik dengan hijau gelap sepanjang tulang.

Beberapa jenis hama penyakit memiliki kriteria yang berbeda dalam pengendaliannya. Maka untuk mengendalikan secara tepat dan efisien kita harus mengetahui sumber dari gejala yang tampak lalu mencari pengendalian yang sesuai.

Penulis: Millenia Dzikra Az Zahra | Editor: Exciyona Adistika

Konsultasi

    X