PENYEBAB DAN CARA MENGATASI PENYAKIT LELE SIRIP MERAH
PENYEBAB DAN CARA MENGATASI PENYAKIT LELE SIRIP MERAH
![]()
Budidaya ikan lele memang menjanjikan keuntungan besar, tetapi di sisi lain juga memiliki tantangan, terutama terkait kesehatan ikan. Salah satu masalah yang sering muncul adalah lele sirip merah, yaitu kondisi saat sirip ikan berubah warna menjadi kemerahan akibat infeksi atau gangguan lingkungan.

Sirip merah umumnya berkaitan dengan infeksi bakteri atau ketidakseimbangan kualitas air. Jika diabaikan, gejala ini bisa berkembang menjadi penyakit serius yang menyebabkan kematian massal.
Penyebab Lele Sirip Merah
Stres Lingkungan
Stres menjadi salah satu penyebab lele sirip merah yang sering tidak disadari. Kepadatan kolam yang terlalu tinggi, perubahan suhu air secara drastis, hingga perlakuan kasar saat panen dapat membuat lele mengalami tekanan. Stres tersebut berdampak pada turunnya daya tahan tubuh, sehingga ikan menjadi lebih mudah terserang penyakit.
Solusi: atur kepadatan tebar sesuai kapasitas kolam, jaga suhu air tetap stabil, dan lakukan panen dengan cara yang lebih hati-hati agar ikan tidak terluka.
Kualitas Air yang Buruk
Air dengan kadar amonia tinggi, pH yang tidak seimbang, atau oksigen terlarut yang rendah menjadi pemicu utama kerusakan jaringan tubuh ikan. Hal ini ditegaskan Supriyadi dalam Teknik Pembesaran Lele Modern (2019:89), bahwa kualitas air yang tidak terjaga membuat lele mengalami stres, sehingga mudah terkena infeksi sirip merah.
Solusi: lakukan pergantian air secara teratur, tambahkan aerasi untuk menjaga kadar oksigen, serta pantau kondisi pH dan amonia agar tetap ideal.
Infeksi Bakteri
Selain faktor lingkungan, serangan bakteri juga kerap menjadi penyebab sirip merah. Bakteri patogen seperti Aeromonas hydrophila atau Pseudomonas fluorescens menyerang jaringan sirip, ditandai dengan warna merah, luka, hingga busuk pada bagian tubuh ikan.
Solusi: lakukan pengobatan dengan antibiotik sesuai dosis yang dianjurkan serta jaga kebersihan kolam agar infeksi tidak menyebar ke ikan lainnya.
Pencegahan yang Tepat
Agar budidaya tetap produktif, pencegahan harus dilakukan secara konsisten, antara lain dengan menjaga kualitas air, mengatur kepadatan kolam, memberikan pakan sehat, serta segera menangani tanda-tanda infeksi sejak dini. Dengan langkah yang tepat, risiko sirip merah bisa diminimalisasi dan tingkat keberhasilan budidaya lele akan semakin tinggi.
Penulis: Rahel Azzahra | Editor: Rahel Azzahra