Artikel

HUHATE : ALAT TANGKAP PANCING TANPA REPOT LEPAS KAIL

HUHATE : ALAT TANGKAP PANCING TANPA REPOT LEPAS KAIL, Foto:  www.newscientist.com/
Artikel / Perikanan / Perikanan Tangkap

HUHATE : ALAT TANGKAP PANCING TANPA REPOT LEPAS KAIL

Loading

Pole and Line atau yang biasa disebut Huhate merupakan jenis alat tangkap yang dominan menangkap ikan Tuna Tongkol Cakalang (TTC), alat tangkap ini termasuk dalam klasifikasi alat tangkap pancing menurut PERMEN KP NO.36 Tahun 2023. Alat tangkap ini menggunakan umpan yang hidup, sehingga penggunaannya sangat bergantung terhadap umpan yang tersedia.

Huhate bersifat aktif dan ramah lingkungan karena hanya menargetkan ikan tertentu dalam gerombolan, dioperasikan siang hari dengan kapal mengejar sekumpulan ikan terlebih dahulu. Pemancing menggunakan umpan hidup untuk merangsang ikan, disusul semprotan air agar ikan terpikat ke kapal, lalu pemancingan dilakukan secara manual dengan joran.

Karena, alat tangkap ini sangat bergantung terhadap jenis umpannya, berikut syarat-syarat umpan yang perlu dipertimbangkan;

  1. Tahan lama atau tidak cepat mati;
  2. Warna tubuh mengkilat;
  3. Ukuran tubuh sesuai dengan ukuran mulut ikan cakalang; 
  4. Makanan kesukaan ikan cakalang; 
  5. Bisa diperoleh dalam jumlah banyak; 
  6. Memiliki tingkah laku renang kembali ke kapal setelah ditebar ke laut; dan 
  7. Harganya murah. 

Jenis-jenis umpannya seperti ikan teri, ikan rambe, ikan kembung, ikan selar dan ikan sardine. Joran huhate dirancang dengan kail khusus yang unik, tanpa pengait atau janggut (barbless hook) seperti kail pancing pada umumnya. Fitur ini memungkinkan ikan terlepas dengan sendirinya begitu ditarik ke atas kapal, tanpa perlu usaha ekstra untuk melepaskannya secara manual.

Desain sederhana alat tangkap ini meningkatkan efisiensi nelayan saat menangkap ikan dalam jumlah besar, mengurangi stres pada ikan, dan mendukung penanganan yang lebih cepat serta ramah lingkungan.

Penasaran bagaimana alat tangkap ini bisa bekerja? simak tampilan dari pengoperasian alat tangkap huhate dibawah ini.

Konstruksi Alat Tangkap Huhate dengan Kapal

Konstruksi Alat Tangkap Huhate dengan Kapal, Sumber: PSP Departemen, IPB University

Konstruksi Joran dan Kail Huhate

Konstrusksi Joran dan Kail Huhate, Sumber: PSP Departemen, IPB University

Berdasarkan gambar konstruksi diatas, berikut spesifikasi bahan dan ukuran konstruksi alat tangkap huhate;

  1. Joran: Bambu 2,5 – 4 meter
  2. Tali Kepala: Polyethylene (PE) monofilamen 0,25-0,5 centimeter, panjang 10-15 centimeter.
  3. Tali utama: PE monofilamen dengan 0,25 centimeter dan panjang antara 1,5-2,2 meter.
  4. Tali pengikat: Polyamide (PA) monofilamen (nilon) No. 500, 15-30 centimeter.
  5. Kail: Baja, No.5 dan bagian pangkalnya dilapisi timah.

Huhate atau pole and line bukan sekadar alat tangkap, melainkan warisan budaya nelayan Indonesia yang mendukung perikanan berkelanjutan. Dengan selektivitas tinggi dan minim dampak lingkungan, huhate menjadi pilihan ideal untuk masa depan perikanan tangkap yang ramah ekosistem.

Penulis: Juan Febrian Panggabean | Editor: Juan Febrian Panggabean

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame