Artikel

HIU MARTIL: MAKHLUK LAUT DENGAN BENTUK KEPALA UNIK

IPB DIGITANI - TANI DAN NELAYAN CENTER IPB UNIVERSITY - HIU MARTIL: MAKHLUK LAUT DENGAN BENTUK KEPALA UNIK
Artikel / Biota Air Tawar dan Laut / Perikanan

HIU MARTIL: MAKHLUK LAUT DENGAN BENTUK KEPALA UNIK

Hiu martil merupakan salah satu spesies hiu yang memiliki bentuk kepala unik menyerupai palu. Keunikan bentuk kepala ini memberikan berbagai keuntungan bagi hiu martil, baik dalam hal pergerakan, penciuman, maupun penglihatan. Selain itu, hiu martil juga berperan penting dalam ekosistem laut sebagai predator puncak.

Bentuk Unik Hiu Martil

Hiu martil memiliki kepala yang datar dan melebar ke samping, menyerupai bentuk palu. Mata dan lubang hidungnya terletak di ujung tonjolan kepala. Letaknya itu memungkinkan hiu ini memiliki jangkauan penglihatan yang lebih luas dibandingkan dengan hiu lainnya. Bentuk kepala ini juga berfungsi seperti foil, yang membantu mengubah arah aliran air dan mengurangi turbulensi saat berenang, membuat pergerakan hiu martil lebih lincah.

Keunikan lainnya terletak pada kemampuan penciuman hiu martil yang sangat baik. Bentuk kepalanya memungkinkan distribusi reseptor penciuman yang lebih luas, sehingga dapat mendeteksi partikel di air hingga sepuluh kali lebih efektif dibandingkan spesies hiu lainnya.

Sifat dan Pola Makan Hiu Martil

Sebagai predator puncak, hiu martil memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Hiu ini mengonsumsi berbagai jenis hewan laut, seperti ikan kecil, gurita, cumi-cumi, dan crustacea. Selain itu, hiu martil juga dilengkapi dengan ratusan ribu elektroreseptor yang dikenal sebagai Ampullae of Lorenzini. Organ sensorik ini memungkinkan hiu martil mendeteksi medan listrik yang dihasilkan oleh mangsa, seperti ikan pari yang bersembunyi di bawah pasir. Dengan jangkauan penglihatan yang luas dan sensor yang tajam, hiu martil menjadi pemburu yang sangat efektif di lautan.

Populasi dan Distribusi Hiu Martil

Hiu martil dapat ditemukan di perairan beriklim tropis di laut lepas. Mereka sering terlihat melakukan migrasi massal pada musim panas untuk mencari perairan yang lebih dingin. Salah satu spesies hiu martil yang banyak ditemukan di perairan Indonesia adalah Sphyrna lewini, yang merupakan spesies hammerhead terbesar kedua setelah Sphyrna mokarran.

Dengan bentuk unik dan kemampuan luar biasa yang dimilikinya, hiu martil tetap menjadi salah satu spesies laut yang menarik untuk dipelajari. Namun, keberadaannya semakin terancam akibat aktivitas manusia, seperti penangkapan berlebihan dan perusakan habitat. Oleh karena itu, upaya konservasi sangat diperlukan untuk menjaga populasi hiu martil agar tetap lestari di alam liar.

Penulis: Fathiyya Azzahra | Editor: Rahel Azzahra

Tanya Pakar