CARA ATASI KUTU JARUM PADA IKAN HIAS
![]()
Ikan hias sering kali menghadapi berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah serangan parasit eksternal. Salah satu parasit yang cukup umum ditemukan pada ikan hias adalah kutu jarum atau kutu jangkar. Parasit ini dikenal berbahaya karena ukurannya yang cukup besar, menempel pada tubuh ikan, dan dapat melemahkan kondisi ikan jika tidak segera ditangani.
Kutu jarum (dalam bahasa Inggris disebut anchor worm) merupakan jenis krustacea parasit yang menempel pada tubuh ikan. Nama “kutu jarum” diberikan karena bentuk tubuhnya yang memanjang mirip jarum, sementara istilah “kutu jangkar” muncul dari cara parasit ini menancapkan semacam kait berbentuk jangkar pada kepala ke tubuh ikan agar tidak mudah terlepas.

Jenis kutu jarum yang paling sering ditemukan adalah Lernaea cyprinacea, yang umum menyerang ikan-ikan di wilayah tropis, termasuk Indonesia. Parasit ini menempel untuk menghisap darah sekaligus memakan jaringan tubuh ikan, sehingga membuat ikan tampak lemah dan rentan terkena infeksi lanjutan.
Gejala Ikan Terinfeksi Kutu Jarum
Ikan yang terserang kutu jarum dapat dikenali dari beberapa tanda berikut:
- Adanya benda kecil panjang menyerupai jarum yang menempel pada tubuh ikan.
- Area sekitar tempelan kutu terlihat memerah, melepuh, atau berwarna keputihan.
- Ikan tampak lesu, sering menggesek-gesekkan tubuhnya ke dinding akuarium atau dasar kolam.
- Nafsu makan berkurang karena rasa sakit akibat serangan parasit.
Cara Mengobati Ikan yang Diserang Kutu Jarum
Mengatasi serangan kutu jarum dewasa relatif mudah karena ukurannya bisa dilihat dengan mata telanjang. Langkah yang dapat dilakukan antara lain:
- Mencabut Kutu Secara Manual
Kutu jarum dapat dicabut langsung dengan tangan atau menggunakan pinset agar lebih mudah. Proses pencabutan harus dilakukan hati-hati agar seluruh tubuh kutu, termasuk bagian kepala yang tertancap, ikut terlepas. Jika bagian kepala tertinggal di dalam tubuh ikan, luka bisa terinfeksi dan memperparah kondisi ikan. - Memberikan Antibiotik atau Obat Tambahan
Setelah kutu dicabut, luka pada tubuh ikan perlu diobati agar tidak terjadi infeksi lanjutan. Beberapa pilihan obat yang dapat digunakan adalah:
Antibiotik seperti tetrasiklin atau amoksilin.
Obat umum untuk ikan seperti methylene blue yang mudah ditemukan di toko ikan. - Merawat Luka pada Ikan
Bagian tubuh ikan yang sebelumnya ditempeli kutu biasanya melepuh atau berwarna putih pucat. Dengan perawatan antibiotik secara rutin, luka ini umumnya akan pulih dalam beberapa hari hingga ikan kembali sehat.
Pencegahan Serangan Kutu Jarum
Selain pengobatan, pencegahan juga penting dilakukan agar ikan tidak kembali terserang kutu jarum. Beberapa langkah yang bisa diterapkan antara lain:
- Menjaga kualitas air akuarium atau kolam tetap bersih.
- Melakukan karantina pada ikan baru sebelum digabungkan dengan ikan lain.
- Memberikan pakan yang sehat dan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh ikan.
Kutu jarum merupakan parasit berbahaya yang bisa merusak kesehatan ikan hias. Namun, dengan deteksi dini dan penanganan tepat berupa pencabutan manual, pemberian antibiotik, serta perawatan luka, ikan dapat kembali pulih dengan cepat. Lebih dari itu, menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pencegahan adalah kunci agar ikan tetap sehat dan terbebas dari serangan parasit seperti kutu jarum.
Penulis: Rahel Azzahra | Editor: Rahel Azzahra