Artikel

APLIKASI PROBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN IKAN

Pakan ikan mengandung probiotik (Sumber: https://gdm.id/probiotik-ikan/)
Artikel / Budidaya Perikanan / Perikanan

APLIKASI PROBIOTIK UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN IKAN

Loading

Pakan dalam kegiatan budidaya ikan memegang peranan yang sangat penting karena menjadi faktor utama penentu pertumbuhan sekaligus komponen biaya terbesar. Namun, tingginya harga pakan sering kali tidak sebanding dengan hasil pertumbuhan ikan yang diperoleh. Kondisi ini mendorong para peneliti untuk mencari solusi alternatif yang mampu meningkatkan efisiensi pakan sekaligus pertumbuhan ikan, salah satunya melalui penggunaan probiotik sebagai bahan tambahan pakan. Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang apabila diberikan dalam jumlah cukup dapat memberikan manfaat bagi kesehatan ikan. Probiotik mampu memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus, meningkatkan kecernaan pakan, serta memperkuat sistem imun ikan. Dengan saluran pencernaan yang lebih sehat, ikan dapat memanfaatkan nutrisi pakan secara lebih optimal sehingga pertumbuhannya meningkat.

Contoh produk probiotik budidaya perikanan yang beredar di pasaran (Sumber: www.minapoli.com/mina/probiotik-ikan-probio-7)

Prinsip dasar kerja probiotik adalah memanfaatkan kemampuan mikroorganisme dalam menghasilkan enzim seperti amilase, protease, dan selulase untuk memecah rantai panjang karbohidrat, protein dan lemak yang menyusun pakan menjadi molekul yang lebih sederhana sehingga memudahkan proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam saluran pencernaan ikan (Putra 2010). Hasil dari penyerapan nutrisi yang optimal pada pencernaan ikan akan mengakibatkan pertumbuhan ikan yang bagus serta hasil panen yang maksimal, dikarenakan efisiensi pemanfaatan pakan meningkat dan konversi pakan menjadi biomassa ikan menjadi lebih optimal. Contoh probiotik yang dapat digunakan untuk kegiatan budidaya perikanan adalah Lactobacillus sp. yang diambil dari organ pencernaan ikan mas (Cyprinus carpio) (Bella 2018). Probiotik lain seperti Bacillus sp. yang diambil dari usus ikan lele juga dapat digunakan untuk kegiatan budidaya ikan kembung (Yulvizar et al. 2013).

Aplikasi probiotik pada pakan ikan umumnya dilakukan dengan mencampurkan bakteri probiotik langsung ke dalam pakan, baik dalam bentuk cair, padat, maupun bubuk. Jurnal yang ditulis oleh Aisyah et al. (2022) menjelaskan bahwa ketiga bentuk preparasi tersebut sama-sama memberikan efek positif terhadap pertumbuhan ikan. Probiotik seperti Lactobacillus sp. yang telah diambil dari organ pencernaan ikan mas dapat dikembangbiakkan pada media padat dan kemudian dicampurkan pada pakan ikan dengan dosis 1,5 gram per kilogram dari bobot pakan (Rostika et al. 2020). Probiotik yang berasal dari bakteri seperti Bacillus dan Lactobacillus juga banyak digunakan karena mampu bertahan hidup di saluran pencernaan ikan dan menghasilkan enzim pencernaan.

Selain berdampak pada pertumbuhan, penggunaan probiotik juga memberikan keuntungan tambahan berupa peningkatan daya tahan tubuh ikan terhadap penyakit. Probiotik dapat menghambat pertumbuhan bakteri patogen di saluran pencernaan melalui kompetisi ruang dan nutrisi, serta produksi senyawa antibakteri. Ikan yang lebih sehat cenderung memiliki nafsu makan yang lebih baik dan pertumbuhan yang lebih stabil, sehingga produktivitas budidaya meningkat secara keseluruhan. Aplikasi probiotik pada ikan dianggap lebih ramah lingkungan karena bekerja secara alami dalam sistem budidaya dan tidak menimbulkan dampak negatif jangka panjang terhadap perairan. Beberapa bakteri probiotik juga mampu menguraikan senyawa organik dan menekan pertumbuhan mikroba merugikan di kolam atau tambak, sehingga sangat berpotensi untuk memperbaiki kualitas air. Semakin banyak penambahan probiotik pada ikan, maka akan memberi manfaat yang lebih maksimal pada tubuh ikan (Aisyah et al. 2022).

Berdasarkan hasil-hasil penelitian yang dirangkum, dapat disimpulkan bahwa aplikasi probiotik pada pakan ikan efektif dalam meningkatkan pertumbuhan ikan dan efisiensi pakan. Penggunaan probiotik juga dinilai lebih ramah lingkungan, sehingga berpotensi mendukung praktik budidaya ikan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, probiotik layak dipertimbangkan sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor perikanan budidaya di Indonesia.

Penulis:  Davina Alyza | Editor: Juan Febrian Panggabean

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame