Artikel

PUPUK DAN SULAM TEPAT WAKTU AGAR PANEN TAK MENGECEWAKAN

PUPUK DAN SULAM TEPAT WAKTU AGAR PANEN TAK MENGECEWAKAN
Artikel / Pertanian

PUPUK DAN SULAM TEPAT WAKTU AGAR PANEN TAK MENGECEWAKAN

Loading

Kegiatan penyulaman cabai untuk mengganti tumbuhan yang mati dengan yang baru pada Program Mahasiswa Petani Tangguh | Foto: Dok. Tani dan Nelayan Center IPB University (2025)
Kegiatan penyulaman cabai untuk mengganti tumbuhan yang mati dengan yang baru pada Program Mahasiswa Petani Tangguh | Foto: Dok. Tani dan Nelayan Center IPB University (2025)

Memastikan ketersediaan nutrisi dan menjaga populasi tanaman tetap seragam merupakan langkah penting dalam budidaya padi dan cabai. Pada fase pertumbuhan vegetatif akhir hingga menjelang generatif, pemupukan susulan dan penyulaman menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan optimal serta mencegah penurunan hasil panen. Dua kegiatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berperan dalam menjaga ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan.

Setelah menyelesaikan perawatan pada tanaman padi, perhatian berikutnya tertuju pada komoditas hortikultura lain yang juga membutuhkan penanganan tepat, yaitu cabai. Pada fase awal pertumbuhan, tanaman cabai memerlukan perhatian khusus dalam hal pemupukan dan penyulaman untuk memastikan pertumbuhannya merata dan optimal.

Pemupukan Susulan pada Tanaman Padi

Pada fase akhir pertumbuhan vegetatif padi, tepatnya menjelang pembentukan malai, dilakukan pemupukan susulan ketiga atau Pemupukan III. Tahapan ini bertujuan untuk mendukung pembentukan dan pengisian bulir agar hasil panen maksimal. Jenis pupuk yang digunakan umumnya berupa urea atau pupuk majemuk seperti NPK, dengan dosis yang disesuaikan terhadap umur tanaman dan kondisi kesuburan tanah.

Pupuk diberikan dengan cara ditabur merata di antara barisan tanaman, saat kondisi tanah cukup lembap. Penerapannya dilakukan hati-hati agar pupuk tidak menempel pada daun atau batang yang dapat menyebabkan luka atau stres fisiologis. Pada saat yang sama, dilakukan juga pengamatan terhadap keberadaan organisme pengganggu tanaman (OPT) sebagai pertimbangan dalam pengelolaan lanjutan.

Pemupukan dan Penyulaman pada Tanaman Cabai

Pada tanaman cabai, pemupukan dasar diberikan untuk menggantikan nutrisi yang telah diserap oleh tanaman muda serta mendukung pertumbuhan akar yang sehat dan kuat. Campuran pupuk kandang dan sedikit pupuk anorganik seperti NPK sering digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara awal. Pemupukan dilakukan di sekitar tanaman dengan jarak cukup agar tidak merusak perakaran, dan tanah dalam kondisi lembap agar nutrisi dapat terserap optimal.

Selain pemupukan, penyulaman juga menjadi langkah penting di awal masa tanam. Penyulaman dilakukan pada tanaman cabai yang mati atau tumbuh tidak normal setelah pindah tanam. Bibit baru yang sehat ditanam untuk menggantikan tanaman yang gagal, dengan tujuan menjaga populasi tanaman tetap seragam. Hal ini penting agar pertumbuhan dan hasil panen tidak timpang. Tanaman cabai yang tumbuh tidak seragam akan menyulitkan dalam pemeliharaan dan panen, serta berpotensi mengurangi produktivitas lahan.

Dengan pelaksanaan pemupukan dan penyulaman secara tepat waktu dan hati-hati, tanaman cabai memiliki peluang tumbuh lebih kuat dan seragam. Langkah ini merupakan bagian dari praktik budidaya yang tidak hanya mengandalkan input, tetapi juga responsif terhadap kondisi di lapangan.

Pemupukan dan penyulaman bukan sekadar rutinitas dalam budidaya, tetapi langkah krusial yang menentukan keberhasilan pertumbuhan tanaman sejak dini. Pada tanaman padi, pemupukan ketiga menjadi momen penting untuk memaksimalkan pengisian bulir. Sementara pada tanaman cabai, pemupukan dasar dan penyulaman menjaga populasi dan kesehatan tanaman agar tumbuh seragam dan kuat. Ketepatan waktu, pengamatan yang cermat, dan perlakuan yang hati-hati menjadi kunci dalam setiap tindakan di lapangan. Dengan dasar yang kuat sejak awal, harapan panen yang optimal bukan lagi sekadar angan, tetapi peluang nyata yang bisa diraih petani.

Penulis: Muhammad Fadhil Mubarok | Editor: Indrajid

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame