Artikel

PELATIHAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN DARI PAKAR TANI CENTER IPB UNTUK SAUNG ASTANI

IMG_3867
Berita / Siaran Pers

PELATIHAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN DARI PAKAR TANI CENTER IPB UNTUK SAUNG ASTANI

“Semua aspek pada kehidupan ini dasarnya adalah pangan dan pangan bersumber pertanian.”

DIGITANI.IPB.AC.ID, BOGOR – Mahasiswa yang tergabung dalam tim pelaksana Program Peningkatan Kapasitas Ormawa (PPK Ormawa) Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen (DPM FEM) IPB University menggandeng Pakar Tani Center IPB University untuk menggelar pelatihan dalam lanjutan pembelajaran Saung Astani dengan tema “Teknologi Sebagai Solusi Pengendalian Hama Penyakit” di Kp. Gunung Leutik, RT/RW 05/05, Desa Benteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor (11/9). Tujuan pelatihan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pengendalian hama dan penyakit bagi anggota Saung Astani.

Pakar Tani Center IPB University yang menjadi narasumber dalam kegiatan ini adalah Dr. Ir. Widodo, M.S., dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, IPB University. Selain itu, kegiatan ini dihadiri oleh Supardi, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Benteng, petani dari Kelompok Tani Tumpang Sari, dan sekitar 20 pemuda terdiri dari kelompok tani, karang taruna, dan pesantren Darul Falah.

Mahpudin selaku Ketua Pos Penyuluhan Desa (Posluhdes) Benteng membuka kegiatan ini.

“Posluhdes merupakan kelembagaan seperti Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat desa. Kegiatan dari mahasiswa IPB yang membentuk lembaga Saung Astani sebagai wadah pengembangan pemuda dalam sektor pertanian sejalan dengan kegiatan yang Posluhdes lakukan. Semoga adanya kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan bagi petani, khususnya pemuda, terkait ilmu pertanian,” ujar Ketua Posluhdes.

Dilanjutkan dengan Ketua Gapoktan Desa Benteng, Supardi, yang menyampaikan bahwa diharapkan melalui pelatihan ini dapat mengubah pola pikir pemuda bahwa petani bukan hanya sekadar mencangkul atau hal yang kotor. Mudah-mudahan terbentuknya Sanggar Tani di Desa Benteng menjadi role model bagi desa-desa lain untuk menjaring petani milenial yang lebih berkembang.

Widodo menjelaskan hama dan penyakit tanaman secara langsung di lapang (Foto: Tani Center IPB University)

Widodo dalam kegiatan ini menyampaikan pentingnya dan mendasarnya sektor pertanian dalam kehidupan ini.

“Semua aspek pada kehidupan ini dasarnya adalah pangan dan pangan bersumber pertanian. Apabila petani tidak dapat dikatakan sejahtera dan berkecukupan secara ekonomi, maka emang ada yang salah terhadap tata kelola pemerintah yang tidak memprioritaskan kesejahteraan petani,” ujar Pakar Tani Center IPB ini.

Selanjutnya, dalam kegiatan ini Widodo bersama peserta langsung turun ke lapang untuk mempelajari teknologi pengendalian hama penyakit. Dalam kesempatan ini, Widodo menyampaikan beberapa hama dan penyakit penting pada tanaman cabai serta cara pengendaliannya. Tidak hanya itu, beliau juga menyampaikan bagaimana cara mengelola tanaman agar tetap sehat menggunakan upaya alami, seperti penggunaan kompos, pupuk organik cair, sehingga tanaman tidak rentan terserang hama dan penyakit.

Kegiatan ini mendapat antusias yang tinggi dari peserta, baik dari petani maupun dari pemuda. Acara ditutup dengan foto bersama antara Pakar Tani Center IPB University, Petani Desa Benteng, Pemuda Desa Benteng, dan Mahasiswa IPB University.

Konsultasi

    X