Artikel

KENAPA BUNCIS TUMBUH KERDIL DAN MENGERUT?

28. KENAPA BUNCIS TUMBUH KERDIL DAN MENGERUT - Hermanu Triwidodo - IPB Digitani - Tani dan Nelayan Center IPB University
Artikel Konsultasi / Pertanian

KENAPA BUNCIS TUMBUH KERDIL DAN MENGERUT?

Pertanyaan:

Tanaman buncis saya mengalami masalah seperti daun yang mengerut, kecil, dan berwarna tidak merata. Selain itu, saya melihat bercak kuning yang menyerupai mosaik di beberapa daun, dan ada yang bahkan rontok. Lingkungan di sekitar tanaman cukup lembab dan banyak gulma tumbuh di sekitarnya. Saya telah menggunakan varietas lebat-5 dan menanam buncis dengan jarak rapat untuk mencegah masuknya kutu daun. Saya juga sudah mencoba menyemprot kutu daun dengan air sabun dan jarang menggunakan pestisida. Apakah ada cara lain untuk mengendalikan masalah ini?

(Adim)

Jawaban:

Halo, Sobat Tani.

Terima kasih telah bertanya kepada Pakar IPB University.

Berdasarkan deskripsi dan gambar yang telah disampaikan, tanaman buncis tersebut kemungkinan terinfeksi penyakit mosaik yang disebabkan oleh virus Bean Common Mosaic Virus (BCMV).

Virus ini biasanya ditularkan oleh kutu daun dan menampakkan gejala seperti mosaik ringan hingga berat, mosaik kuning, serta deformasi pada daun dan buah.

Berikut rekomendasi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan penyakit ini:

  1. Pencegahan dengan menanam tanaman penghalang untuk mengurangi serangan serangga vektor, membuang tanaman yang terinfeksi saat gejala awal muncul, dan menjaga kebersihan lahan serta peralatan pertanian.
  2. Penerapan kultur teknis dengan menggunakan varietas yang tahan terhadap virus (seperti Maxipro) dan menanam tanaman penghalang (seperti jagung).
  3. Pengendalian biologis dengan memanfaatkan musuh alami seperti Menochilus sexmaculatus, Ischiodon scutellaris, Aphidius, dan Lysiphlebus fabarum.
  4. Rotasi tanaman secara berkala dengan pola KDBU (Kacang – Daun – Buah – Umbi) untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit.
  5. Menjaga kebersihan kebun dengan membersihkan sisa-sisa tanaman yang terinfeksi.
  6. Jika diperlukan, pengendalian menggunakan pestisida seperti PROSID 150 EC (Emulsifiable Concentrate) dengan bahan aktif Metidation 150 gram per liter untuk mengendalikan populasi vektor virus, seperti Aphis craccivora.

Selamat mencoba.

Dijawab oleh Prof. Dr. Ir. Hermanu Triwidodo, M.Sc. | Editor: Dyah Hariyanti Purnomo

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame. Get the Pro version on CodeCanyon.