Artikel

UKUR LAHAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MULAI MENANAM!

IPB DIGITANI - TANI DAN NELAYAN CENTER IPB UNIVERSITY - UKUR LAHAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MULAI MENANAM!
Artikel / Hortikultura / Pertanian

UKUR LAHAN TERLEBIH DAHULU SEBELUM MULAI MENANAM!

Loading

Dalam dunia pertanian, kesuksesan budidaya tidak hanya ditentukan oleh varietas tanaman yang dipilih, tetapi juga oleh kesiapan lahan yang akan digunakan. Salah satu langkah awal yang penting adalah melakukan pengukuran lahan sebelum memulai proses tanam.

Dengan mengetahui luas dan kondisi lahan secara akurat, petani dapat merencanakan tata letak tanaman, mengoptimalkan penggunaan sumber daya, serta meningkatkan hasil panen secara efisien.

Manfaat pengukuran lahan sebelum budidaya

Pengukuran lahan berperan dalam perencanaan tata letak yang lebih efektif. Dengan mengetahui luas lahan secara akurat, petani dapat menyusun metode tanam yang efisien, menentukan lokasi bedengan, serta memastikan sistem irigasi dapat menjangkau seluruh tanaman dengan baik. Tata letak yang terencana dengan baik akan mempermudah proses perawatan tanaman, mengurangi risiko persaingan antar tanaman, serta meningkatkan efisiensi dalam penggunaan air dan pupuk.

Dengan mengetahui luas area tanam yang sebenarnya, petani dapat menghitung kebutuhan pupuk, air, dan sumber daya lainya dengan akurat. Hal ini dapat menghindari pemborosan serta mengoptimalkan biaya produksi.

Dalam budidaya padi maupun cabai, penggunaan pupuk dan pestisida harus disesuaikan dengan jumlah tanaman agar tidak berlebihan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan nutrisi tanaman, menghindari pencemaran lingkungan, serta memastikan pertumbuhan yang optimal. Selain itu, pada budidaya padi, jumlah benih yang ditebar juga harus diperhitungkan sesuai dengan luas lahan agar tanaman tidak tumbuh terlalu rapat, sehingga dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal.

Pentingnya perencanaan lahan dari hasil pengukuran

Kesalahan dalam perencanaan lahan dapat meningkatkan risiko kegagalan panen. Tanaman yang ditanam dengan jarak yang tidak ideal dapat mengalami kekurangan nutrisi bahkan rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Dengan melakukan pengukuran lahan sebelum budidaya, petani dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk dan meningkatkan peluang panen yang sukses.

Mengukur lahan sebelum budidaya merupakan langkah awal yang sangat penting dalam pertanian. Dengan mengetahui luas dan kondisi lahan secara akurat, petani dapat merencanakan budidaya dengan lebih baik, mengoptimalkan sumber daya yang ada, serta mengurangi risiko kegagalan panen. Oleh karena itu, setiap petani disarankan untuk melakukan pengukuran lahan sebelum memulai proses budidaya guna mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan.

​Langkah-langkah pengukuran lahan pertanian dimulai dengan menentukan titik awal dan titik akhir pengukuran, biasanya pada pojok lahan yang mudah dikenali seperti tiang atau pohon tetap. Setelah itu, dilakukan pengukuran garis tepi lahan menggunakan pita pengukur atau GPS untuk memastikan akurasi dimensi lahan.

Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi tanda ancang-ancang, seperti tiang bendera atau penanda lain, yang membantu mengenali bentuk dan batas lahan secara visual. Selanjutnya, masuk ke dalam lahan untuk mengukur garis-garis internal atau batas-batas tambahan yang diperlukan. Terakhir, menghitung luas lahan berdasarkan data pengukuran yang telah diperoleh, dengan menjumlahkan luas setiap bagian lahan untuk mendapatkan total luas secara akurat.

Penulis: Zalfa Cantika | Editor: Rahel Azzahra

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame