Artikel

KETAHUI POTENSI BESAR PROPOLIS

IPB DIGITANI - TANI DAN NELAYAN CENTER IPB UNIVERSITY - KETAHUI POTENSI BESAR PROPOLIS
Artikel / Pengolahan Hasil Ternak / Peternakan

KETAHUI POTENSI BESAR PROPOLIS

Lem lebah, atau yang lebih dikenal dengan “propolis,” merupakan zat resin yang diproduksi oleh lebah madu dari berbagai sumber tumbuhan, seperti tunas pohon dan getah. Propolis telah dikenal sejak zaman dahulu karena manfaatnya bagi kesehatan manusia dan hingga kini masih terus dikembangkan melalui berbagai penelitian.

Proses Produksi Propolis

Propolis dihasilkan oleh lebah madu dengan mencampurkan getah pohon dengan zat alami dari tubuh mereka. Campuran ini menghasilkan zat lengket berwarna coklat yang digunakan lebah untuk melapisi dan melindungi sarang mereka.

Propolis memiliki sifat antibakteri dan antimikroba yang membantu menjaga sarang lebah tetap steril. Sifat ini pula yang membuat propolis menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam dunia medis.

Kandungan dalam Propolis

Kandungan propolis sangat bervariasi tergantung pada asal geografisnya, spesies lebah, dan sumber vegetasi tempat lebah mengumpulkan resin. Dikutip dari jurnal Universitas Sumatera Utara (USU), propolis mengandung lebih dari 300 senyawa aktif, termasuk polifenol dan flavonoid yang berperan sebagai antioksidan.

Beberapa senyawa penting dalam propolis meliputi:

  • Pinocembrin – memiliki sifat antibakteri dan antiradang
  • Pinobanksin – berfungsi sebagai antioksidan
  • Chrysin – memiliki potensi sebagai agen antikanker
  • Galangin – bersifat antivirus dan antiinflamasi
Manfaat Propolis bagi Kesehatan

Berkat kandungan bioaktifnya, propolis memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Melansir dari Wikipedia, beberapa manfaat utama propolis meliputi:

  1. Mempercepat penyembuhan luka
    Kandungan pinocembrin dalam propolis bersifat antiradang dan antimikroba, yang membantu mempercepat proses penyembuhan luka.
  2. Meningkatkan daya tahan tubuh
    Konsumsi propolis secara rutin dipercaya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan melindungi dari berbagai infeksi.
  3. Mengatasi infeksi
    Propolis diketahui efektif dalam mengobati berbagai infeksi, seperti sariawan dan infeksi saluran pernapasan.
  4. Bertindak sebagai antioksidan
    Propolis memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Potensi Propolis dalam Dunia Medis

Saat ini, propolis masih menjadi subjek penelitian yang menjanjikan dalam dunia medis. Dikutip dari jurnal Universitas Airlangga, ekstrak propolis dari lebah Trigona spp. di Lombok menunjukkan aktivitas antioksidan yang sangat kuat. Selain itu, penelitian juga mengindikasikan bahwa propolis dapat berperan dalam mengurangi peradangan yang terkait dengan berbagai penyakit kronis, seperti diabetes dan kanker.

Dengan berbagai manfaatnya, propolis memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut dalam dunia kesehatan dan pengobatan. Studi lebih lanjut akan membantu mengungkap manfaat propolis secara lebih mendalam, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kesehatan manusia.

Penulis: Bahana Bela Nusantoro | Editor: Rahel Azzahra

Tanya Pakar