MENGAPA MAGGOT MENGEMPIS DAN GOSONG SAAT DIKERINGKAN?
MENGAPA MAGGOT MENGEMPIS DAN GOSONG SAAT DIKERINGKAN?
![]()
Pertanyaan:
Saat ini saya sedang mencoba belajar mengenai maggot. Saya sedang melakukan trial pengeringan maggot segar menggunakan bed dryer. Namun hasilnya kurang bagus: ada yang kering tetapi tidak mengembang (kempes/menciut), dan ada yang kering tetapi menjadi hitam gosong. Suhu yang digunakan berkisar 60–80°C dengan waktu berbeda-beda, tetapi hasilnya kurang lebih sama. Jika waktunya sebentar, maggot kering tetapi tidak mengembang. Jika lebih lama, kering tetapi hitam gosong. Sumber panas menggunakan heater dan blower agar panas merata. Alas yang digunakan adalah besi yang menyerap panas, lalu ditutup rapat. Sudah mencoba menggunakan alas kain jaring dan tidak ditutup, tetapi hasilnya tetap kurang bagus. Mohon solusi, apa yang salah dari metode saya? Saya ingin menghasilkan maggot kering sesuai standar pasar.
(Pascal)
Jawaban:
Halo, Sobat Tani.
Pengeringan maggot segar dapat dilakukan dengan:
1. Cara sederhana (disangrai)
Menggunakan pasir halus yang sudah dipanaskan dengan perbandingan 5:3 (5 bagian pasir : 3 bagian maggot).
-
Maggot dibersihkan dari sisa kasgot, tetapi tidak perlu dicuci karena pasir akan banyak menempel.
-
Tidak perlu dimatikan dengan disiram air panas karena hasilnya bisa menjadi lebih hitih.
-
Saat disangrai, aduk terus secara merata.
Maggot akan mengempis sebagai tanda kadar air menurun, kemudian akan meletup dan mengembang kembali. Aduk hingga semua maggot mengembang merata. Setelah itu, saring untuk memisahkan maggot kering dari pasir.
Pasir dapat digunakan kembali maksimal hingga 5 kali proses sangrai.
2. Menggunakan oven
Gunakan suhu 230°C selama 30 menit.
Setiap 5 menit dibolak-balik agar panas merata.
Semoga bermanfaat.
Dijawab oleh: Muhamad Arifin, S.Pt., M.Si. | Editor: Muhammad Yudistira