APAKAH POLA TANAM PADI TANPA JEDA BIKIN TANAH CEPAT RUSAK?
APAKAH POLA TANAM PADI TANPA JEDA BIKIN TANAH CEPAT RUSAK?
![]()
Pertanyaan :
Mengapa ya di Kami Tanahnya Sering Terkena Asam, Apakah Karena Tidak Ada Masa Istirahat Di Sawah Kami, Atau Apakah Karena Pola Tanam Kami Padi-padi-padi? Apakah Ada Solusinya?
(Riechard Daltone Xaverioez Hidayat)
Jawaban :
Wilayah di Jawa Barat umumnya mengalami curah hujan yang tinggi, tingginya curah hujan ini dipengaruhi oleh kondisi geografis serta iklim tropis yang dimiliki daerah tersebut.
Tingginya curah hujan di wilayah ini berpengaruh langsung terhadap tingkat kemasaman (pH) tanah. Hujan yang lebat dapat menyebabkan pencucian unsur hara, terutama kalsium dan magnesium dan natrium akibatnya tanah cenderung menjadi lebih asam karena pencucian hara-hara tersebut.
Ketika sawah digenangi air secara terus-menerus, pH tanah justru cenderung meningkat mendekati netral (sekitar pH 7), sehingga dapat membantu mengurangi tingkat keasaman tanah akibat perubahan kondisi kimia saat lahan tergenang.
Untuk mengatasi masalah akibat buruk sawah terus menerus, disarankan untuk melakukan rotasi tanaman dengan tanaman selain padi, seperti palawija (jagung, kacang-kacangan, atau kedelai), agar tanah memiliki kesempatan untuk pulih dan memperbaiki struktur serta kandungan hara. Selain itu, pemberian kapur pertanian (dolomit) secara berkala dapat membantu menetralkan keasaman tanah. Pola tanam padi-palawija-padi, serta memberikan masa istirahat (fallow) pada lahan, merupakan rekomendasi terbaik untuk menjaga kesehatan tanah di wilayah beriklim hujan tinggi seperti Jawa Barat.
Dijawab oleh pakar: Prof. Dr. Ir. Arief Hartono, M.Sc.Agr. I Editor : Muhammad Yudistira