Artikel

APA YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PATEK (ANTRAKNOSA) BEGITU CEPAT MENYEBAR PADA TANAMAN CABAI?

APA YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PATEK (ANTRAKNOSA) BEGITU CEPAT MENYEBAR PADA TANAMAN CABAI?
Artikel Konsultasi / Pertanian

APA YANG MENYEBABKAN PENYAKIT PATEK (ANTRAKNOSA) BEGITU CEPAT MENYEBAR PADA TANAMAN CABAI?

Loading

Pertanyaan :  

Bagaimana cara mencegah dan mengatasi penyakit patek atau antraknosa pada tanaman cabai? 

(Renita eka apriliyani dan annasa lalitsa vistara) 

Jawaban :  
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Patek (Antraknosa) pada Tanaman Cabai 

Penyakit patek (antraknosa) pada tanaman cabai umumnya berasal dari penggunaan benih yang tidak sehat. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan benih yang berkualitas dan bebas patogen guna mencegah munculnya penyakit ini sejak awal pertumbuhan tanaman. 

Gejala patek umumnya muncul pada bagian buah, berupa bercak hitam yang cekung dan membusuk. Penyebaran penyakit ini sangat cepat, terutama melalui percikan air hujan atau air saat proses penyemprotan. Meskipun penyemprotan fungisida dapat membantu mengendalikan penyakit, tidak semua spora jamur akan mati. Spora yang bertahan dapat menyebar kembali ke bagian tanaman lainnya. 

Tindakan Saat Tanaman Sudah Terinfeksi 

Disarankan untuk segera melakukan sanitasi tanaman ketika tanaman cabai mulai berbuah, terutama pada percabangan bentuk “Y”. Apabila ditemukan buah yang terserang patek, segera kumpulkan dan musnahkan dengan cara dikubur di dalam tanah. Spora jamur penyebab penyakit patek akan mati jika tertutup tanah secara sempurna. 

Setelah proses sanitasi, aplikasi fungisida sistemik sangat dianjurkan untuk mengantisipasi keberadaan patogen yang tersisa di tanaman. Pengamatan terhadap buah juga perlu dilakukan setiap hari guna memastikan tidak ada buah yang kembali terserang. Apabila dalam kurun waktu tertentu tidak ditemukan lagi gejala penyakit, maka penggunaan mikroba antagonis (seperti Trichoderma spp. atau Bacillus subtilis) dapat mulai diterapkan untuk memperkuat pertahanan tanaman secara hayati. 

Pentingnya Sanitasi Tanaman 

Sanitasi tanaman merupakan salah satu aspek terpenting dalam menjaga kesehatan tanaman dan mencegah penyebaran penyakit. Sanitasi yang tidak dilakukan secara rutin dapat menjadi sumber utama penyebaran patogen di lahan budidaya. 

Perlu ditegaskan bahwa intensitas penyemprotan fungisida yang tinggi tidak akan memberikan hasil yang optimal apabila tidak disertai dengan praktik sanitasi yang baik. Oleh karena itu, kombinasi antara sanitasi yang rutin, penggunaan benih sehat, pengamatan harian, dan aplikasi fungisida serta mikroba antagonis merupakan strategi yang efektif dalam pengendalian penyakit patek pada tanaman cabai. 

Semoga bermanfaat 

Dijawab oleh Pakar Prof. Dr. Ir. Widodo, M.S I Editor : Furqon Sidiq 

Tanya Pakar

powered by Advanced iFrame