BAGAIMANA TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI?
BAGAIMANA TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI?
![]()
Pertanyaan:
Saya membutuhkan informasi terkait cara menanam atau teknik budidaya dari Bunga Matahari untuk di aplikasikan di desa saya, apakah juga menjual bibit serta panduan menanamnya?
(Bayu Aji Wibowo)
Jawaban:
Halo, Sobat Tani.
Terimakasih telah bertanya kepada pakar IPB.
Terkait pertanyaan Sobat Tani di atas, cara atau teknik membudidaya tanaman bunga matahari disajikan sebagai berikut, tetapi sebelum itu berikut juga rekomendasi bibit dari tanaman bunga matahari.
Benih tanaman dapat diperoleh melalui Benih Dramaga IPB. Khusus untuk bunga matahari, IPB memiliki beberapa varietas unggulan, yaitu:
- BM1 IPB
- Helina IPB
- Kanigara IPB
Setiap varietas tersebut telah dilengkapi dengan panduan budidaya, mulai dari persiapan benih, teknik penanaman, pemeliharaan tanaman, hingga pengelolaan hasil panen, sehingga dapat diaplikasikan langsung di tingkat desa sesuai kondisi lahan setempat.
Berikut panduan budidayanya:
- Pembibitan: Siapkan media semai tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1, aduk rata dan masukkan ke dalam tray semai atau plastik bungkus es atau daun pisang yang dibentuk. Tata polibag di dalam sungkup plastik atau rumah semai atau di tempat terlindung lainnya menggunakan daun kelapa. Semai benih di tray semai. Beri Furadan secukupnya. Siram dan pelihara sampai 5 Minggu Setelah Semai. Benih akan berkecambah mulai 7 Hari Setelah Semai (HSS).
- Pengolahan Tanah: Bersihkan lahan dari sisa – sisa tanaman dan sampah. Lakukan pembalikan tanah menggunakan cangkul. Gemburkan tanah sedalam ± 30 cm. Buat bedengan dengan lebar 100 – 110 cm, panjang 10 – 15 m, tinggi bedengan 30 – 40 cm, dan jarak antar bedengan 50 cm. Beri pupuk kandang, kapur dan pupuk dasar.
- Pemberian Pupuk Kandang: Berikan pupuk kandang 0,5-1,0 kg/tanaman. Gunakan pupuk kandang yang sudah siap pakai. Aduk merata pupuk kandang dan tanah bedengan. Biarkan selama 2 minggu.
- Pemberian Pupuk Dasar: Bila tanahnya asam, berikan dolomit 1,5 ton/ha. Berikan pupuk dasar anorganik yaitu pupuk majemuk NPK 15:15:15 sebanyak 700 kg/ha (200 g/m2). Pupuk dasar dapat juga menggunakan campuran 500 kg/ha urea, 500 kg/ha SP36, dan 400 kg/ha KCl. Sebar dan aduk merata campuran tersebut di bedengan. Ratakan kembali bedengan sambil dirapihkan.
- Pemasangan Mulsa: Jika diperlukan, gunakan mulsa plastik hitam perak (MPHP). Pasang MPHP di bedengan, bagian perak di sebelah atas. Gunakan pasak penjepit bambu yang ditancapkan di pinggir mulsa tiap 50 cm agar mulsa tidak mudah lepas ditiup angin. Pemasangan MPHP sebaiknya pada siang hari. Buat lubang tanam jarak 50 cm x 50 cm menggunakan kaleng susu diameter 10 cm yang diisi bara api. Jika tidak menggunakan mulsa plastik, langsung saja dibuat lubang tanam dengan jarak 50 cm x 50 cm.
- Penanaman dalam Pot: Gunakan pot ukuran 30 cm x 30 cm. Gunakan campuran tanah dan pupuk kandang 1:2. Dapat pula menggunakan media tanam yang siap pakai.
- Penanaman: Siram media bibit sampai basah agar tidak pecah saat dikeluarkan dari polibag. Buat lubang tanam menggunakan tugal sedalam 5 cm. Usahakan bibit dalam keadaan tegak setelah ditanam, agar bibit tidak menyentuh mulsa. Beri furadan secukupnya. Beri larutan AB mix, sebanyak 250 ml/tanaman, sebagai starter solution.
- Pemeliharaan: Cabut bibit bunga matahari yang tidak sempurna atau mati beserta dengan tanahnya, sulam dengan bibit sehat. Lakukan penyulaman saat tanaman berumur maksimal 2 minggu setelah tanam. Bersihkan gulma di lubang tanam dan parit. Bumbun bedengan yang terkikis karena hujan atau penyiraman.
- Pemupukan Susulan: Untuk hasil maksimal, lakukan pemupukan kocor menggunakan larutan AB mix. Kocorkan sebanyak 250 ml atau 1 gelas aqua larutan AB mix pada setiap rumpun tanaman. Lakukan pengocoran setiap minggu.
- Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman: Jenis-jenis hama yang menyerang bunga matahari adalah beberapa jenis ulat daun dan walang hijau, dan ulat ngengat. Lakukan pengendalian secara manual. Gunakan insektisida jika serangan melebihi ambang batas. Jenis-jenis penyakit yang biasa menyerang bunga matahari adalah cendawan Botrytis cinerae, virus tembakau, penyakit layu, penyakit Alternaria, dan penyakit tepung embun. Jika diperlukan gunakan fungisida untuk mengendalikan cendawan dan embun tepung.
- Umur Berbunga: Umur pertama bunga matahari adalah 1,5-2,0 bulan setelah tanam atau 3,0-3,5 bulan setelah semai.
Selamat mencoba,
Dijawab oleh, Prof. Dr. Muhamad Syukur, S.P., M.Si. | Editor: Juan Febrian Panggabean